Komunitas-komunitas

Uncategorized

Komunitas adalah sekelompok orang yang saling peduli satu sama lain lebih dari yang seharusnya, dimana dalam sebuah komunitas terjadi relasi pribadi yang erat antar para anggota komunitas tersebut karena adanya kesamaan interest atau values (Kertajaya Hermawan, 2008)

(sumber dari sini)

Komunitas=sekelompok orang+peduli+ada kesamaan interest/value

Bisa disimpulkan kalau komunitas adalah sekumpulan orang yg mempunyai kesamaan ketertarikan, dan saling peduli satu sama lain. Ya nggak? Selain komunitas yang terbentuk secara offline (yang dalam pertemuannya harus tatap muka langsung), komunitas jaman sekarang banyak yang  online, dimana para anggotanya tidak perlu bertemu muka, cukup membutuhkan jaringan internet saja, lalu mereka sudah bisa berdiskusi di dunia maya. Hari gini gitu loh, dimana teknologi berkembang pesat dan merata sampai ke sudut negeri. Dimana kita bisa akses internet, di situ kita bisa bergabung dalam komunitas dunia maya.

Sekedar pertanyaan untuk diri sendiri: penting nggak sih kita ikut komunitas-komunitas gitu? Secara belakangan ini tersebar banyaaaakk banget komunitas online di internet. Komunitas untuk para crafter, komunitas fotografer, komunitas blogger, komunitas kutu buku, komunitas penulis,  komunitas resensor buku, komunitas baker, aaahh you name it!

Kalau untuk para emak, ibu-ibu, mommy, juga banyak banget tuh komunitas yang bisa kita ikutin (kalau grup-grup di fb itu, bisa juga disebut komunitas kan?) Mungkin karena ini sudah fitrahnya wanita ya, yang selalu ingin bergabung, berteman, berkumpul, rame-rame, seru-seruan, jadi banyak  komunitas yang dikhususkan buat kaum hawa. Soalnya saya jarang nemuin komunitas buat bapak-bapak sih. Ya ada si, tapi paling satu dua saja. Nggak sebanyak komunitas buat ibu-ibu.

Saya sendiri, sampai sekarang tergabung dalam beberapa komunitas. Buat saya yang beberapa saat kemarin baru saja melahirkan seorang bayi lucu, saya butuh dukungan dan tentunya pengetahuan yang cukup tentang masalah mengurus anak. Saya gabung aja di grup fb, seperti: Tambah Asi Tambah Cinta, Homemade Healthy Baby Food, Gesamun. Lalu ikut join juga di The Urban Mama. Kalau sebagai blogger, saya dulu tergabung dalam MPID/Mutiply Indonesia (eh, itu tapi nggak pake daftar, otomatis aja setiap MPers pasti jadi bagian dari MPID), dan baru-baru ini di KEB (Kumpulan Emak Blogger).

Saya nggak rajin-rajin amat posting. Paling posting artikel sekali-dua di TUM, tanya2 masalah anak di TATC, sisanya nyumbang komentar aja kalau ada yang bisa dikomenin😀

Biarpun lebih sering jadi member pasif, saya ngerasa terbantu banget ikut komunitas-komunitas itu. Ada banyak pengetahuan baru, pengalaman-pengalaman baru, juga kenalan baru yang saya dapet. Juga kecepatan respon dari member lain, jika kita butuh bertanya tentang suatu hal (khususnya di sini komunitas untuk para ibu perihal perawatan anak).

Intinya, saya happy bergabung dengan mereka.

Kalau kamu, ikut komunitas apa?

 

One thought on “Komunitas-komunitas

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s