Purbalingga, bagian pertama

mudik, pulang kampung

Mudik lebaran, kami-saya dan suami-selalu berusaha membagi rata jadwal kepulangan ke kampung halaman kami berdua. Untungnya, Purbalingga dan Temanggung tak begitu jauh, kurang lebih hanya berjarak 3-4 jam perjalanan. Jadi seandainya pun kami harus bolak-balik, tak jadi masalah. Soal transportasi di sana, kami pinjam mobil orang tua. Kebetulan juga nggak banyak dipake, jadi santai saja. Tak terlalu repot.

Hari pertama sampai rumah orang tua saya, kami belum merencanakan apa-apa. Beristirahat di rumah. Lagipula, masih banyak waktu nanti. Oiya, rumah ini punya kolam ikan di belakang ruang makan. Raihan sukaaaa sekali mainan air di sana. Pas nyampe, sore harinya, pokoknya setiap liat kolam Raihan maunya mainan air. Susah banget diangkat kalo udah asik di pinggir kolam. Seperti ini ekspresinya kalo lagi main

"Diobok-obok airnya diobok-obok...."

“Diobok-obok airnya diobok-obok….”

Hari Sabtu, saya sekeluarga, plus bapak-ibu dan adik saya pergi ke tempat Uyut Raihan (Eyang saya) di Bobotasari. Tempat ini adalah destinasi liburan paling favorit semasa saya sekolah dulu. Saya bisa berhari-hari menginap di sana. Alasannya karena di sana banyak saudara, termasuk sepupu saya yang sepantaran. Setiap kali pulang kampung pun, kami selalu usahakan untuk berkunjung ke sana. Di tempat Eyang saya ada banyak kolam ikan. Suami suka banget mancing di kolam-kolam itu. Setelah itu ikannya dibakar rame-rame bareng sepupu2 saya yang masih remaja, juga lilik-lilik. Sepertinya ritual yang wajib ada saat kami datang ke sana adalah bakar ikan. Ikannya ikan gurame, dari kolam sendiri, dibakar sendiri, dibumbuin sendiri, lalu dimakan rame-rame. Nikmaaaattt… Raihan kami beri piring sendiri dan dia mau makan sendiri nasi dengan lauk (daging) ikan bakar. Lepas para bapak sholat tarawih, kamipun pulang.

Karena Raihan suka banget liat ikan, saya jadi pengen ngajak dia ke rumah salah satu Uyutnya di Purbayasa, Padamara, Purbalingga. Rumah Uyutnya Raihan (Mbah saya) dekat dengan objek wisata Purbasari Pancuran Mas. Awalnya Purbasari Pancuran Mas ini hanya menampilkan ikan-ikan dalam akuarium di dalam gua buatan (mirip seaworld dalam versi mininya) dan waterboom saja. Tapi setelah dikembangkan, sekarang ada beragam wahana di sana. Ada akuarium, ada waterboom, ada taman burung, ada danau buatan tempat kita bisa naik perahu, penangkaran rusa, bioskop 3 dimensi, dll. Oiya, pemilik tempat rekreasi ini masih ada hubungan saudara dengan keluarga saya. Makanya pas akhirnya kami ke tempat Mbah hari Minggu, sempat ditawari buat masuk lewat ‘belakang’, tapi kami nggak mau karena nggak enak. Kamipun masuk lewat pintu reguler dan bayar tiket.

Ini foto-foto selama di sana

Ayah Raihan berpose aneh. Tapi kami curiga, pose ini yang jadi rujukan pose Raihan soalnya belakangan setiap difoto Raihan suka mengangkat salah satu tangannya :D

Ayah Raihan berpose aneh. Tapi kami curiga, pose ini yang jadi rujukan pose Raihan soalnya belakangan setiap difoto Raihan suka mengangkat salah satu tangannya😀

Bareng putri duyung

Bareng putri duyung

Raihan suka banget ikan. Tiap kali liat ikan, dia teriak "Didaa..didaaa.."

Raihan suka banget ikan. Tiap kali liat ikan, dia teriak “Didaa..didaaa..”

Di depan akuarium raksasa berisi ikan Arapaima

Di depan akuarium raksasa berisi ikan Arapaima

Salah satu sudut kecil akuarium

Salah satu sudut kecil akuarium

Burung Merak yang fotogenik ini nyaris tidak memalingkan muka sebelum kami selesai memotretnya :D

Burung Merak yang fotogenik ini nyaris tidak memalingkan muka sebelum kami selesai memotretnya😀

Setelah puas berkeliling di akuarium dan taman burung, kami putuskan untuk menonton bioskop 3D. Tiket per orang  7.500 rupiah saja. Pas pertama kali masuk langsung merasa takjub dengan bioskop ini. Ruangannya tak terlalu luas, dengan kursi2 lipat warna merah yang ditata di atas panggung kayu yang dibuat berundak, dan penontonnya cuma rombongan kecil kami (saya, ayah Raihan, Raihan, adik laki-laki saya, dan sepupu suami). Untung setelah itu datang serombongan keluarga lain, jadi nggak sepi-sepi amat deh, heheheheee. Sebenarnya filmnya lumayan seru dan menghibur (pada ketawa-ketawa, dan kadang bikin kaget), tapi kualitas kacamatanya nggak begitu bagus, jadi bikin agak pusing. Raihan sempet nangis takut pas denger suara2 kenceng, tapi cuma sebentar aja.

Oiya, kalau ada yang memperhatikan, foto-foto di atas terlihat sepi ya, Memang pas kami datang tempat itu sepiiiii… Serasa milik pribadi. Maklum yaa, kami datangnya hampir tengah hari bolong, pas lagi panas-panasnya, puasa pula. Pas mau nonton bioskop, kami harus nunggu beberapa menit dulu baru filmnya dimulai, karena bioskop bersebelahan persis dengan masjid taman rekreasi ini. Mungkin takut suara2 dari bioskop mengganggu orang-orang yang lagi pada sholat, hihihi… Baru pas kami pulang setelah nonton, mulai terlihat ada yang berdatangan. Tapi kami bersyukur si datang siang hari itu, soalnya waktu pulang ke Purbalingga lagi-setelah dari Temanggung-di hari 3 lebaran, ada sodara yang baru saja ke sana dan katanya orang yang piknik di tempat itu bejubel kayak cendol😀

Yak, kayaknya itu aja cerita libur di Purbalingga bagian pertama. Pagi hari selanjutnya, hari Senin, kami meluncur ke Temanggung. Di sana sudah menanti keluarga kakak ipar dengan ketiga krucilnya. Seruuu, ngumpul rame-rame. Ceritanya besok lagi ya😉

 

9 thoughts on “Purbalingga, bagian pertama

    1. Iya Ncus, aku pulang hari Jumat sebelum libur lebaran
      Hampir 2 minggu di kampung, alhamdulillah🙂

      Ya Ncus kan kerjaannya berhubungan sama momen Idul Fitri jadi sibuk😀

  1. wah ikan arapaimanya dilihat dari depan. saya cuma baru ngeliat dari atas.

    kalau meraknya punya juga foto dalam posisi mekar gitu ekornya

    1. pas masuk kami ngeliatnya dari atas, jadi ikannya kayak berenang di kolam renang, trus baru ada tangga ke bawah dan wajah ikannya jadi keliatan

      burung merak kayaknya burung ya narsis ya, hahaha

      1. Haha… Makanya lain kali jgn keasyikan fotoin orang, sampe lupa diri sendiri belum difoto… #PengalamanPribadi😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s